Beberapa minggu terakhir ini, gw udah kerja di tempat baru. Tak perlulah gw sebut namanya, “Tak elok”, kata pak JK. Dan ya, bekerja di tempat baru pasti penuh dengan kejadian menarik, unik, ngeselin, menggugah, sedih, bahagia dan lainnya. Kalo lo ga ngerasain hal” kaya barusan, either lo salah masuk tempat kerja, ato emang lo memang cuma “kerja”.
Ada banyak faktor yg bikin gw ambil keputusan buat pindah kerja ke tempat baru. FYI, di tempat gw kerja sebelumnya, mulai bulan Mei, ‘mewajibkan’ kita buat kerja remote. So you can forget about coming to office, and you can work anywhere you want. Buat kebanyakan orang, it was such a dream job, but not for me.
Buat gw, kerja remote bukan impian gw. Setidaknya bukan untuk saat ini. Sekarang saatnya buat gw berinteraksi dengan orang sebanyak-banyaknya. Cari Curi tahu pengalaman orang. Perdalam technical skill. Mengenal struktur organisasi perusahaan. Bergaul dengan orang yg lebih tua. Yg intinya, gw membutuhkan orang lain untuk itu semua. Dan kerja remote, bukan jawabannya.
Maka job hunting pun dimulai. Ada beberapa perusahaan yg gw pilih, yg pada akhirnya tersisihkan jadi 3. Perusahaan pertama yg kasih jawaban OK ke gw, Walden Global Service. Perusahaan di Bandung, berbasiskan Ruby. Sapa yg ga mau kerja di Bandung sambil belajar hal baru pula?! Belum lg tawaran kenaikan gaji per-bulannya. Sepertinya, pak Boss emang serius pengen narik gw. Tapi, yah…itu, hati kecil gw masih ngebet ama 2 perusahaan sisanya.
Gak lama setelah itu, Mitrais ngadain lowongan buat fresh graduate. Dan ya, gw diminta datang buat tes disana. Sesampenya gw disana, wuih, yg ikutan test banyak amat. Dan banyak wanitanya pula. Maafkan sikap pesimis gw terhadap programmer wanita, based on experience soalnya. Sebelom tes dimulai, berkoar-koar lah sang Project Manager tentang perusahaannya.
At the end of the session, I’m a 100% interested with this company. Mulai dari lokasi kerjanya yg di Bali, program buat karyawannya yg bagus, jenjang karir yg cukup jelas, ada training pula. Benar” impian gw. Singkat cerita, gw lulus tes. Sampe akhirnya ke tahap wawancara dengan sang Project Manager & HR Manager. Saat ditawarin pekerjaannya, gw minta waktu 1 hari buat mutusin.
Dan pada saat yg sama, gw diberi tahu kalo gw keterima di tempat gw kerja sekarang. Kejadianlah malamnya gw pusing mutusin mesti ambil yg mana. 2-2 nya bagus, 2-2 nya juga ada kurangnya. Dan pastinya gw ga bisa ambil keduanya. Sumpah gw bingung bgt waktu itu musti milih yang mana.
Setelah berpikir keras mencari pros and cons, gw jadi ingat waktu gw di interview ama HR Managernya Mitrais. Dia nanyain gw, “Would it be a problem, if you join with other fresh grads? Since you’re not that fresh grad..would it be a problem to put your self in the same level as them and start from zero again?”
“It’s not about what I am, but what I want to be next”. Jawaban gw sepertinya cukup buat memangkas semua keraguan dia. Ga sia” gw sering nonton tv series. Anyway, the point is not about my answer, but her question. Buat gw, it is lot easier for me to put my self on the spot from the others, karna toh memang mostly mereka fresh grads. Dan kalo lo bicara karir, to be on the spot is a must if you want to be noticed.
Sedangkan di tempat gw kerja sekarang, hemm, we can say, I’m the dumbest one, especially in my team. It wont be easy to be noticed. It wont be easy to get into the spot. And seriously, it is very hard since you are a fresh grad compared to them.
So which one do you prefer?? Akhirnya, gw pilih tempat gw kerja sekarang. Dan ya, hari” gw lewatin dengan belajar hal” baru. Semakin sering gw interaksi dengan mereka, semakin malu gw jadinya buat nyandang status Senior Software Engineer (dikontraknya sih gitu). Ga jarang gw dapet respon “hadooooh” plus geleng”, atau prediket anak bawang, atau semacamnya.
Menyesal? Pastinya engga, kalo ngiri sih ada dikit. Hehehe.. Gw sih percaya kalo pengalaman itu lebih penting, dan jadi ikan besar di kolam kecil emang gampang, tapi kalo jadi ikan besar di kolam besar, butuh perjuangan bro. Belum saatnya buat gw ambil jalan pintas. One day, I’ll remmember these momments and be proud of it. Well, life is just getting more interesting than before…
Ujung Pelangi, thanx for making me realize what is working about