A Ruined Plan

Pandangan gue mengarah ke pegangan travelator di depan, ga jauh dari sana terpampang monitor yg dari layarnya gue tau kalo penerbangan gue digeser ke pukul 22.00, yg seharusnya 20.55..perfect!! Syukur aja airport-nya nyaman, kalo engga udah makin merana aje.  Well, ga bisa ngomong apa-apa selain, “Mahal itu ada alasannya, murah itu ada sebabnya.”. Yab, gue tau, quality comes with a price!

Pikiranpun melayang ttg rencana-rencana kepulangan gue kali ini. Syukurnya sih sekarang udah eranya teknologi. Dengan bermodalkan internet & telepon, gue udah bisa cek sana-sini, cocoklah dengan kondisi gue yg terperangkap jauh dari peradaban sperti ini. But now, honestly, bisa dibilang semuanya berantakan. Persiapan-persiapan yg udah dilakukan pun berasa ga berarti. Angan-angan, asa, harapan atau apapun itu namanya, berasa kandas sebelum terbang. It really sucks!!

Kalau ditelaah, mungkin salahnya adalah berharap yg berlebihan. Belon juga hari-h, udah ngebayangin yg indah-indahnya, yg seru-serunya, yg manis-manisnya, yg enak-enaknya, yg bagus-bagusnya…tp lupa kalo bisa aja, itu semua jadi hanya tinggal rencana. Lupa kalo ga selamanya segala sesuatu berjalan sesuai rencana. Lupa kalo ga ada yg pasti di dunia ini.

Plan for the best, prepare for the worst…And I did plan it best, but I really didn’t prepare for the worst…in fact, I didn’t even prepare for the bad!!

And now, I really don’t know what to do…I try to build up my mood again…but man, it’s hard!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*