Archive for the Life Journey Category

That is just weird!!

Sebenarnya ada beberapa draft yg udah gue bikin, tp gegara kejadian semalam, gue rasa tulisan ini jd punya prioritas lebih tinggi untuk di-publish duluan. Karna kejadian ini bener-bener aneh!!

Ceritanya, kemarin malam, setelah nge-Skype bareng cewe gue beberapa jam, gue memutuskan untuk makan malam. Sebenarnya gue jg ga lapar, secara suasana hati jg rada ga enak, tp malam itu, sekitar jam 10an, gue paksain buat makan.

Setelah ambil kunci, dompet & earphone, turunlah gue dari lantai 5. Setel musik, masukin kunci di saku depan kanan celana, dan begitu pintu lift terbuka, gue langsung melangkah keluar dengan kepala sedikit bergoyang.

Masih di area building tempat gue tinggal, sekilas gue ngelihat cewe pake tanktop hijau, rambut sebahu diikat, rok jeans biru selutut, nyandang tas selempang, entah chinesse entah japanesse, -secara gue ga pake kacamata-, yg arah trajectory-nya, dengan sudut segitu dan kecepatan segitu, bakal bersinggungan tegak lurus dengan jalur gue. Sadar akan hal itu, gue memperlambat langkah, dengan asumsi collision bakal terhindar jika dia tidak ikut menurunkan kecepatannya.

Asumsi gue benar, ketika dia udah di titik yg seharusnya jd titik collision, gue masih berjarak 3 langkah lg. Aman donk, pikir gue.

Anehnya, cewe ini justru diam aja di situ sambil liatin gue. Ngerasa ada yg ga beres di depan, gue makin memperlambat langkah gue…..dan bener, hampir nabrak!! Syukur sempat ngubah sudut arah jalur gue. Sekarang gue jd di belakang dia, agak kaget, tp setelah itu gue langsung naikin kecepatan.

“Uhmm…Excuse me”, sapa cewe td itu.

Sontak aja gue noleh, tp tetap sambil jalan, secara gue jg rada2 ga denger, toh gue lg pake earphone.

“Yes??”, balas gue.

Gue menoleh dan langsung ngelepas earphone. Sesaat, kita cuma diam aja berdiri di sana.

“Do you have a dollar??”, tanyanya.

Berasa ga percaya dan mungkin salah dengar, gue tanyain ulang ke dia, tp pertanyaan dia tetap sama. Waktu itu gue bener-bener bisa ngeliat roman mukanya yg tengsin abis…..kocak bgt!!

“Erm…yes. I think I have a dollar”, jawab gue singkat sambil keheranan dan geli-geli sendiri.

Trus langsung disambung ama dia, “I have these smaller changes, can I change them with yours??”

Hahaha….Gue makin geli liat roman mukanya dia. Asli, menurut gue ini bener-bener konyol!!

Sambil ketawa, gue rogoh saku celana gue, seingat gue ada koin $1 di dalamnya.

Ngeliat gue yg lg gitu, dia nanya lg, “Or maybe you have $2, I think all of these coins are for $2″, sambil ngasih liat kumpulan koin di telapak tangannya. Spontan aja gue langsung ketawa…ngakak!!

“Hahaha…Sure. I have $2″, jawab gue sambil geleng-geleng kepala. Bener-bener geli bgt!!

Gue langsung ngerogoh saku belakang celana, ambil dompet, trus ngambil selembar $2 dari dalamnya. “Here you go!!”, balas gue.

“Thanks!!”, jawab dia sambil sedikit nunduk.

“Awkward bgt suasananya”, bisik gue dalam hati. Secara ni cewe jg bengong aja diam di situ. Sampe-sampe gue jd mikir kalo ini orang beneran apa jadi-jadian!!

“Well, ok then!!”, tutup gue sambil balik badan ngeloyor pergi. Urm, sempat noleh kebelakang sih buat mastiin dia juga berlalu apa engga..and she does. “What the hell was that??”, gumam gue sambil masang earphone dan lanjut dengerin Goodbye-nya Secondhand Serenade.

Sesampainya di tempat makan, gue bener-bener ga habis pikir. Ngapain dia nukarin uang recehannya?? Toh ga ada warung belanja di deket situ!! Setau gue jg, kalo belanja dimana-mana, masih pada nerima recehan dan ga ada kewajiban musti bayar pake $2. Dan duitnya pun masih nominal yg wajar, 2 koin $0.50, 4 koin $0.20 dan 1 koin $0.10….

Yaaa…gue baru nyadar ternyata kurang $0.10….hahaha!!! Mungkin emang itu maksud dia!! Pinterrrr!!

Break!!

Entah kapan terakhir kali gue update blog lg. Bukan karena gue ga ada waktu, tp semata kreatifitas yg menurun. Walaupun gue udah sisihkan sebagian waktu buat duduk manis di depan laptop, tetap aja ga kepikiran mo nulis apa. I hate to admit, but my creativity is drowning to its lowest level. Bukan berarti ga banyak kejadian menarik yg terjadi belakangan ini, bukan berarti ga banyak kejadian lucu yg terjadi belakangan ini…..I just can’t!!

Sampai hari ini….

Hahaha, hari ini gue balik  ke Jakarta, and guess what….for 2 weeks man!! gue sendiri masih bingung ntar pulang ngapain aja. Tp niatan gue sih pengen sedikit menghabiskan quality time bareng keluarga, niatan lainnya…….JALAN-JALAN DONK!!!

Sebenernya gue sendiri masih bingung, jalan-jalannya bakal berjalan sesuai rencana apa engga, secara belakangan ada aja gitu kejadian. Yg longsor lah, yg gunung meletus lah, yg gempa lah, yg tsunami lah…Perasaan ni negara ada aja musibahnya. Tp ingat….it always gets worst before it gets better!! Well…finger crossed!!

Ada beberapa pesan menarik waktu kemarin gue pamitan dengan orang-orang kantor:

1. “bla bla bla…Remember…you have the obligation to come back!! bla bla bla”

2. “bla bla bla…Remember…don’t stuck your nose where you don’t belong ok!! bla bla bla”

3. “bla bla bla…So I expect, when you come back, I’ll see your wedding ring!! bla bla bla”

Well…it’s boarding time. Got to go….A man needs his rest…and I’m having it now.

Tanjung Pinang

FYI, Tanjung Pinang itu tempat kelahiran nyokap gue, terletak di bagian bawah Pulau Bintan. Kebetulan minggu kemarin gue ada waktu kosong yg “dipaksakan”, jadinya gue pergi ke Tanjung Pinang ketemu dengan keluarga yg di sana, Bang Zul. Bang Zul itu udah 5 tahun dinas di Tanjung Pinang. Terakhir kali gue ketemu Bang Zul pas gue dulu masih SMA, kurang lebih 8 tahun lalu. Ga ada salahnya menjalin ulang silaturahmi kan??

Buat kesana, gue naik ferry dari Tanah Merah Ferry Terminal. Ongkosnya pun lumayan murah, buat PP seharga SGD$50. Jadwal ferry-nya jam 13.30 SGT. Perjalanannya  pun ga lama-lama amat, sekitar 2 jam. Sampai di Tanjung Pinang jam 14.30 WIB, kebetulan gue blm dijemput ama Bang Zul, dan pas bgt nomor gue ga aktif, dan setelah gue kelalang-keliling nyari wartel juga ga nemu, akhirnya pasang gaya di depan gerbang pelabuhan. Yg lucunya, tukang ojek pada agresif deketin gue, “Motorcycle mister…”, tawaran mereka. Secara jarang-jarang gue dikira bule, “No thank you”, jawab gue. Dalam hati, gue ngakak, “Dikire gue bule ape??”

Continue reading Tanjung Pinang

The Days Off

rather be a poor woman living on the street,
no food to eat,
cause i don’t want no body if i have to cry.
cause it’s over
when you said goodbye!

all at once
i had it all
but it doesn’t mean anything
now that you’re gone

Lantunan Doesn’t Mean Anything by Alicia Keys sukses nemenin masa rileks gue di kantor sore ini. Mungkin karna gue tipikal setia, cukup satu lagu itu aja yg ada di playlist gue. Entah udah berapa kali Alicia Keys nyanyiin lagu itu di kuping gue, hmmm….spertinya dia butuh minum. Nah, berhubung ini lg santai, ga ada salahnya gue nulis sebait dua bait buah pikiran gue.

As you knew, I went back to Jakarta 2 weeks ago for 9 days. Cuti, refreshing, jalan-jalan, ketemu keluarga, melepas kangen, ketemu gebetan, whatever…call it as you want.

The next question is, why do we need to take our leave??

Continue reading The Days Off

A toast to a friend

*ting ting ting*

May I have your attention please.

We are here to celebrate the marriage of our beloved friend, Gilang, with Ms. X…..Erm, I’m sorry Miss, I dont know your name. *big smile*

This guy, *pointing my finger to Gilang*, is an old friend of mine. Well, it’s all begin in 2003. I was very cute at the time. *emotionless face*. I just entered college. To me, I’m just a little boy from small village who about to start his big journey in a big city, very dramatic. In short, in New Student Orientation, I saw this man. *pointing my finger again to Gilang*. There he was, waiting for me in the corner, alone, like a cute lost little puppy, waving his tail to me. His eyes, that will make every heart melted, keep looking at me from a far, as like calling me to him. And then, I went to him and said, “Hi, I’m Riki, where’s your Mom??”. *my friend throws a glass at me*

Continue reading A toast to a friend

Dear 25th

Hi 25th, I’m glad we’ve finally met. I’m the 24th, and I welcome you today. Too bad, we can’t be together, because by welcoming you, it means goodbye-ing me.

I’m sorry to leave you such a mess. I was hoping I can organize things more as a gift for your welcoming party. But hey, what can I say, he’s the boss. When he says no, he’ll do no. Yeah I know, sometimes, he can be such a jerk, especially lately, he can be such a pain in the ass, but mostly, he is a nice guy. He’s funny, sometimes doing some stupid things, asking weird questions.

So here I am writing you some notes, hints and wishes. I personally hope that your 1 year journey with him will be such a journey, coz that is what he gave to me.

Continue reading Dear 25th

Mr. Jufry, Ambulance and Changi Hospital

Sebenarnya kejadiannya udah dari minggu lalu, tapi karna ga ada waktu buat nerusin draft yg udah stengah jadi ini, kesampaian juga ketunda ampe sekarang.

Sebelumnya gue mau cerita dikit, gue di sini tinggal dengan keluarga Malay-Singaporean, keluarganya Mr. Jufry. He has 1 son and 2 daughters, the oldest one is the son, and also his wife, Mrs. Wardah, ooo, she is such a nice person, very nice indeed. *thanx for the free food Mam*

Anyway, before I go any further, this is not a funny story. I might tell somepart of it in funny way, but as a matter of fact, when it happens, no way I can laugh.

So in short, Mr. Jufry got cancer, stage 4. I remember that night when his wife told me. It was 11 something at night, but Mrs. Wardah knocked my door and said that she brought food from someone wedding party, Mutton Briyani, and it’s not good if we reject someone kindness right??? God will be mad at us. *smirk*

So there I was, sitting together with Mrs. Wardah at the kitchen…eating.

And suddenly, I kinda forget how, then she told me Mr. Jufry got cancer, stage 4. I was very surprised, I mean literally surprised. I stop eating, and I can’t even swallow my food at the time. We just sit there, doing nothing for awhile, until Mrs. Wardah continues her story. But from her calm face…….no, from her emotionless face, I can see the pain screaming through her eyes…out loud!!

Continue reading Mr. Jufry, Ambulance and Changi Hospital

As simple as “Hi, I’m Riki”..

Ok…sebentar, buat lo yg mengira kalo gue bakal cerita ttg cewe yg baru gue ajak kenalan, lo bisa kembali lain kali karna ini bukan cerita ttg itu.

Gue bukan orang yg gampang akrab dengan orang lain, flamboyan, ato supel. I choose my own friends, and trust me I don’t have alot of them. Well, you can see my Friend list at Facebook, but I guarantee, I knew only a few of them. Gue juga bukan orang yg bisa langsung berbaur dengan lingkungan, langsung kenalan, make a funny joke or something else. Setidaknya, gue belom jadi orang sperti itu.

Rumus sederhananya,

if ketemu > 2:
    try:
        kenalan()
    except:
        pass

As simple as that. Tapi, yg namanya rumus, pasti ada pengecualian….rasanya kalo buat yg itu lo udah pada tau ceritanya yg mana.

Continue reading As simple as “Hi, I’m Riki”..