*Dari draft yg terlupakan…
Tinggal beberapa jam lagi 2010 berakhir
Gamang….bukankah itu manusiawi??
Anehnya, justru itulah yg membuat kita berjuang
Tapi yg menyerah juga tak jarang
Ya kawan, sebentar lg 2011 menjelang
Berjuta harapan, doa, asa dan keinginan digantungkan
Entah apa yg akan menghadang
Semoga tahun depan kian cemerlang
Setahun lalu, kira-kira dijam segini, gue juga lg di SG. Kebetulan waktu itu masih bolak-balik JKT-SG. Mirisnya, tepat ditanggal 31 inilah gue balik ke JKT. Mbok ya tiketnya dipesan buat tgl 1 January aja gitu loh, jadi gue bisa tahun baruan di SG. Payah nih kantor…tega…hahay!
Ketika orang-orang sedang sibuk dengan persiapan tahun barunya, gue sedang duduk manis merenung di bandara. Ketika orang mulai jalan keluar buat ngerayain tahun baru, gue dalam perjalanan pulang dari bandara Sukarno Hatta. Ketika orang sedang bersorak menyambut tahun baru, gue sedang tergeletak sakit di kamar, kecapean soalnya. *sigh
Sebenarnya ada 2 hal yg terjadi di sini, mengakhiri tahun yg sekarang, dan menyambut tahun yg menjelang. Tapi entah kenapa dari kita, banyak yg fokus menyambut tahun yg menjelang. And there’s nothing wrong with that..Tapi, seperti katanya Boys Like Girl, it’s better two than one, right??
Experiences come from the past, justru dari hal-hal yg kita pernah alami. Dan buat gue, 2010 penuh dengan hal itu. Well, bukan penuh dengan hal-hal menyenangkan doank sih, tp banyak pelajaran yg bisa dipetik disana. Banyak kejadian, kebetulan, bahkan obrolan yg bikin gue sadar, ternyata masih banyak hal yg perlu gue perbaiki & persiapkan. Aih…berasa sok tua nggak-muda gue.
Gue masih ingat hari pertama gue mulai bekerja di SG, hari dimana gue memulai kehidupan baru di negri orang, the feeling, the excitement. Masih berasa gimanaaaaa gitu waktu menyusuri trotoar deket rumah, ngeliat building-buildingnya, naik public transportationnya, nyicip rasa makanannya..just WOW. Juga ingat dulu berasa bgt susahnya berkomunikasi dengan orang lain karna faktor bahasa!! It was hard to SAY WHAT YOU MEAN AND MEAN WHAT YOU SAY… *halah
Saat sakit sendirian, ga ada keluarga yg ngurusin. Beraaaaattt bgt kalo gue ingat dulu musti pergi berobat sendiri, saat badan udah sempoyongan, menggigil, kepala cenat-cenut. Dan sialnya musti ngandelin diri sendiri cuma buat beli makan siang, saat gue beneran demam parah. You need to COUNT ON YOURSELF…Haihhh…sedihnya. One thing for sure, KESEHATAN ITU PENTING BGT. Bisa jadi sehat itu mahal, tp udah pasti, kalo sakit itu jauh lebih mahal!
Terus, seriiiiiiiinngg bgt dapat petuah-petuah dari kolega-kolega disini, yg notabene, rata-rata udah pada berkeluarga. Jadi sedikit banyak tau, apa aja sih yg musti dipersiapkan. Apa aja yg musti dikuatkan. Apa aja yg musti dilakukan. Engga semua sih, tp setidaknya, mereka bisa ngasih gue gambaran kasar. They teach me to THINK AHEAD and MAKE GOOD PREPARATIONS. Ermm, rada miris juga sih sebenarnya, bisa jadi disaat temen-temen seumuran gue pada ngebahas konser apaaaaa gitu di Jakarta, bisa jadi gue sedang ngebahas sistem & biaya pendidikan di SG. Bisa jadi disaat temen-temen seumuran gue pada dengerin pengalaman temennya pulang liburan dari manaaaa gitu, bisa jadi gue sedang dengerin pengalaman kolega gue S3 di Holland. Atau lebih parahnya, disaat temen-temen seumuran gue pada ditelponin buat ketemuan di kafe apaaaa gitu, bisa jadi gue sedang ditelponin buat balik ke kantor! Hahaha…darn it!!
And I also remember when my friend asked me, “What is the PURPOSE OF YOUR LIFE?”. And weird thing is, she asked me like it was nothing serious..just like a common thing to ask for her. She totally made me silent, coz I don’t know the answer..I just live my life the best way I can. Even up till now, I’m still trying to figure that out.
Well, sedikit banyak belajar me-manage pengeluaran. Buat yg ini, banyaaaaakkk bgt godaannya. Terlebih gue masih single, dan yaaaaa….bisa lah buat beli ini-itu dikit. But at least I feel proud of myself, I’m not saying I hold on to it strictly, but, I BUY WHAT I NEED, NOT WHAT I WANT. Tp setelah dipikir-pikir, miris juga euy…ngepas bgt seeeehhh!! wkwkwk
Gue juga tercenung ketika denger temen gue resign, hebatnya bukan karna dia dapat offering lebih baik di tempat lain, tp demi mengejar impiannya yg masih blm jelas kepastiannya. I think I did that once. Saat dulu gue masih di Jakarta, gue resign dari kantor, karna gue mau belajar & ambil sertifikasi, syukur-syukur dengan itu bisa dapat kerjaan lebih baik. But it turned out I got nothing. I used up all my savings and have to started working again. Hahaha… But looking at him, WILLING TO TAKE THE RISK TO PURSUE HIS DREAM, just wow-ed me. Fiuhhh, do I still have that courage??
Temen gue juga sukses nanamin kepanikan Quarter Life Crisis di benak gue. I don’t even remember how we got there, but he totally got me there. Am I experiencing a Quarter Life Crisis now?? Kalo denger-denger dari penjelasannya dia sih, sedikit banyak ada yg kena tuh gue. Hahaha…But for me, TO GAIN SOMETHING, YOU LOSE SOMETHING. I keep trying to convince my self, that in the end, it’s all worth it. So I think it’s normal… *jiahh pembenaran
And, for the sweetest thing in 2010, I learn to love again, try not to repeat same mistakes again…And how much I’m grateful to have her around.. *eaaa
Yeab, those are some of it. And for 2011 wishes..well:
- When I close this year a year later, I hope I will not look back in regret
- I hope, when everything pushes me down, I can keep standing still. And when everything pulls me up, I can keep my head low
- To have more answer than question, more courage than insecureness, more action than talk, and more faith than doubt
- To laugh louder in sorrow and to cry in happiness
- Be the man
- To love you more…and to be loved by you more
And remember Riki, try to make your life MORE BALANCE. Happy new year everyone!!